Gol Hapidin Bawa Persiraja ke Papan Atas
Pemain Persiraja Banda Aceh. Foto: Fauzul Husni

Gol Hapidin Bawa Persiraja ke Papan Atas

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh berhasil menaklukkan Persis Solo 1-0 dalam laga lanjutan liga 2 Indonesia, di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Jum'at (11/5). Hapidin membuat Persiraja unggul pada menit ke 3 lewat tendangan bebasnya.

Dengan kemenangan tersebut, Persiraja berhasil mengamankan poin tiga dan menduduki puncak dua klasemen Liga 2 musim 2018 untuk zona barat di bawah Semen Padang. Sementara Persis Solo menduduki peringkat ke 4 setelah sebelumnya juga kalah dengan Aceh United.

Pertandingan Persiraja dengan Persis Solo pada menit-menit awal berlangsung dalam tempo sedang. Namun petaka datang bagi tim tamu, pelanggaran keras terhadap pemain Persiraja di luar kotak pinalti membut wasit harus memberikan tendangan bebas.

Hapidin yang menjadi eksekutor bola-bola mati itu berhasil membuat penonton histeris. Tendangan kaki kirinya itu mengenai kepala pemain Persis Solo, dan bola langsung meluncur ke gawang yang dijaga Galih Sudaryono.

Unggul satu gol, anak-anak Lantak Laju terus bersemangat. Bahkan bola sepenuhnya dikuasai oleh Persiraja. Anak-anak Persis Solo bahkan tidak mampu menciptakan peluang sekalipun pada babak pertama.

Menjelang akhir babak pertama, Persiraja hampir menambah keunggulan, namun sayang sepakan bola mati melalui kaki Hapidin berhasil ditepis penjaga gawang Persis. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Dibabak kedua, Persis Solo mulai bermain agresif, serangan yang dibangun membuat panik lini bawah Persiraja. Tampil menekan Persis berhasil membongkar gawang Persiraja, tetapi wasit menganggap gol tersebut hasil dari posisi offside.

Persis Solo terus membuat repot Persiraja, permainan yang berjalan setengah lapangan itu membuat Persiraja kewalahan menahan serangan yang dibangun Persis. Namun tim laskar samber nyawa tetap tak berhasil membobol gawang tim tuan rumah.

Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Persiraja.

Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra mengakui Hapidin mempunyai kelebihan dalam bola-bola mati. Gol tersebut juga karena mengenai kepala pemain bawah anak asuhnya itu.

"Apapun hasilnya kami terima, dan kami kalah dari Persiraja malam ini, kita akui Hapidin memang punya kelebihan dalam tendangan bola mati," katanya saat jumpa pers usai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas mengatakan sejak awal pertandingan mereka memang sudah tampil menyerang, dan bahkan menguasai lapangan. Namun ia mengakui sejak peluit babak kedua pemain Persiraja kehabisan stamina sehingga Persis terus melakukan serangan.

"Alhamdulillah, biarpun mereka banyak peluang, namun anak-anak berhasil mengantisipasinya hingga akhir laga, dan merebut kemenangan," kata mantan pemain Persija Jakarta itu.

Leave Comment

Loading...