Hadapi Liga 2, Presiden Persiraja Wajibkan Pemain Miliki Paspor

Hadapi Liga 2, Presiden Persiraja Wajibkan Pemain Miliki Paspor

BANDA ACEH - Klub Liga 2 Persiraja Banda Aceh sudah siap untuk mengarungi ketatnya kompetisi musim ini. Selain persiapan dalam lapangan, Persiraja juga mewajibkan para pemainnya dan ofisial untuk memiliki paspor.

Hal itu disampaikan Presiden klub, H. Nazaruddin Dek Gam dalam konferensi pers bersama wartawan di Hotel Keumala, Banda Aceh. Keputusan tersebut diambil manajemen klub berjuluk Laskar Rencong ini, mengingat biaya perjalanan dengan transit di Malaysia lebih murah ketimbang mengambil rute Banda Aceh-Jakarta.

“Kalau misalnya bermain tandang ke Solo, lewat Jakarta harga tiket bisa sampai Rp 4 juta (perorang). Kalau lewat Kuala Lumpur hanya satu juta sekian,” ujar Dek Gam, Senin (20/5) malam.

Nazaruddin Dek Gam menyebut, sebagai tim dari daerah paling ujung di Sumatera, Persiraja sangat dirugikan dengan kondisi harga tiket yang mahal.

Pada musim 2018 lalu, Persiraja menghabiskan biaya hingga Rp 2 Milyar untuk perjalanan saat laga tandang saja. Persiraja, lanjut Dek Gam, juga memberikan solusi, mengusulkan agar PSSI menambah subsidi untuk Laskar Rencong.

“Alternatif lainnya kita akan coba mengusulkan agar laga tandang jangan sekali, tapi tiga kali. Jadi, dalam sekali kita berangkat (laga tandang) bisa bertanding tiga kali di kandang lawan, jadi kita bisa menghemat cukup besar,” katanya.

Lebih jauh, Nazaruddin Dek Gam yang juga anggota DPR RI terpilih menyebut kemungkinan untuk Garuda Indonesia memberi discount kepada tim Aceh dalam bermain tandang.

"Garuda Indonesia itu awalnya dari Aceh, minta discount tiket 50 persen untuk Persiraja saya pikir sah-sah saja. Masak Garuda Indonesia bisa jadi sponsor Liverpool tapi tidak bisa mendukung Persiraja," jelas Dek Gam.

Kemarin, Senin (20/5) manajemen Persiraja menggelar buka puasa bersama dengan media di Banda Aceh. Hadir juga dalam buka puasa bersama dan konferensi pers tersebut, Wali kota sekaligus pembina Persiraja, Aminullah Usman, Kadispora Banda Aceh, Hamdani, Sekum Persiraja, Rahmat Djailani, dan Media Officer, Ariful Usman.

Serta staf pelatih dan ofisial tim yang terdiri dari pelatih kepala Hendri Susilo, bersama asisten pelatih Akhyar Ilyas, Wahyu AW, Effendi HT, pelatih kiper Sisgiardi.

Kompetisi Liga 2 musim 2019 dijadwalkan bergulir pada 15 Juni 2019, Persiraja berada di wilayah barat bersama klub-klub Sumatera dan sebagian tim dari pulau Jawa. []

Leave Comment

Loading...