Kalahkan Madura FC, Persiraja Jadi Tim Tak Pernah Kalah di Kandang
Pemain Persiraja, Azka Fauzi meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Madura FC. Foto: Ist

Kalahkan Madura FC, Persiraja Jadi Tim Tak Pernah Kalah di Kandang

BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh menuai hasil manis dalam laga kandang terakhir babak delapan besar Liga 2 musim 2018 usai mengalahkan Madura FC dengan skor telak 3-0.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion H Dimurtala Lampineung, Sabtu (17/11). Mantan pemain Bali United, Azka Fauzi menjadi pahlawan usai mencetak hatrick untuk tim lantak laju.

Gol pertama terjadi lewat tendangan bebas dari luar kotak pinalti setelah salah seorang pemain Persiraja dilanggar, gol terjadi pada menit ke 25. Sementara dua gol lainnya terjadi lewat titik putih pinalti.

Kemenangan tersebut membuka peluang tim besutan Akhyar Ilyas untuk lolos ke babak delapan besar. Diman pada posisi klasemen, Persiraja berada pada peringkat dua dengan sembilan poin. Sementara Madura FC menjadi juri kunci paling bawah dengan koleksi enam poin.

Pada laga tandang terakhir, Asep Budi dan kawan-kawan akan menghadapi PSS Sleman pada Rabu (21/11). Persiraja harus mampu mencuri poin minimal satu di kandang PSS Sleman untuk bisa lolos ke babak semifinal.

Di hari yang sama, Madura FC juga akan menjamu Persita Tanggerang yang masih berpeluang lolos. Namun apabila Persita dan Persiraja kalah dalam laga tandang tersebut, maka secara poin, PSS Sleman dan Persiraja akan lolos melaju ke babak selanjutnya.

Namun, apabila Persita menang di kandang Madura FC, sementara Persiraja kalah di kandang PSS Sleman, maka PSS Sleman dan Persita yang akan mewakili Group B ke babak semifinal.

Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas sudah mengintruksikan kepada pemain agar bisa mencuri poin di kandang PSS Sleman. Pasalnya pertandingan itu akan menjadi laga penentu agar tim kebanggan masyarakat Aceh ini bisa lolos ke babak selanjutnya.

“Kami tidak ingin bergantung sama orang, kami ingin tentukan nasib ditangan sendiri," kata Akhyar Ilyas saat jumpa pers usai pertandingan.

Selain itu, Akhyar berharap pertandingan terakhir Madura FC VS Persita Tangerang harus berlangsung sportif, sehingga tidak terjadi hal-hal yang menguntungkan salah satu tim dan merugikan tim lainnya.

“Kami khawatirkan terjadi hal non teknis dipertandingan nanti,” tuturnya.

Akhyar juga mengapresiasi permainan anak asuhnya sehingga bisa mengamankan poin di kandang sendiri. Ini juga merupakan bentuk kerja keras pemain di lapangan untuk bermain tenang, sehingga kemenangan yang diharapkan terjadi.

"Saya sudah intruksikan kepada pemain untuk selalu bermain tenang," ujarnya.

Leave Comment

Loading...