Lawan PSS Sleman, Dek Gam: Masyarakat Aceh Mendukung Persiraja
Presiden Persiraja Banda Aceh Nazaruddin Dek Gam. Foto: MO

Lawan PSS Sleman, Dek Gam: Masyarakat Aceh Mendukung Persiraja

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh kembali melakoni laga lanjutan babak delapan besar group B Liga 2 Indonesia tahun 2018 dengan menghadapi PSS Sleman, di Stadion H Dimurthala, Lampiuneng, Banda Aceh, Kamis (1/11) sore. Pertandingan tersebut dijadwalkan akan disiarkan langsung oleh TV One dan Usee TV.

Lantak laju--julukan Persiraja--sudah melupakan kekalahan pada laga perdana melawan Madura FC dengan skor 2-0. Dalam laga melawan PSS Sleman, kemenangan harga mati bagi Persiraja agar bisa meraih poin.

Pada klasemen sementara, Persiraja berada pada posisi terakhir dengan poin nol. Sementara PSS Sleman berada pada posisi tiga dengan poin satu setelah seri ketika melawan Persita Tanggerang.

Dalam laga tersebut, Persiraja diuntungkan dengan bermain di depan publik sendiri. Pendukung setia akan menjadi pemain ke 12 bagi Persiraja untuk mengalahkan PSS Sleman.

Apalagi, Persiraja memiliki catatan laga kandang sempurna tanpa sekalipun kekalahan musim ini, bagaimana tidak, Persiraja tak sekalipun kalah dari 11 laga kandang di fase penyisihan grup, mencatatkan sembilan kemenangan dan hanya dua menuai hasil seri. Itu akan menjadi tantangan berat yang harus dijalani PSS Sleman.

Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam mengingatkan kepada pemain Persiraja kalau kemenangan melawan PSS SLeman menjadi harga mati untuk maju ke Liga 1 musim 2019.

"Saya ingatkan kepada pemain, kalau mau maju ke Liga 1, hari ini wajib amankan tiga poin," tegas Nazaruddin Dek Gam.

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--juga mengungkapkan kemenangan di kandang melawan PSS Sleman sangat ditunggu oleh seluruh masyarakat Aceh. Asep Budi dan kawan-kawan harus mampu menunjukkan permainan yang bagus dan membuktikan kalau Persiraja pantas lolos ke Liga 1.

"Tetap bermain dengan tenang, seluruh masyarakat Aceh mendukung kalian, berikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh, maka kemenangan harga mati," tegas Dek Gam. (MO)

Leave Comment

Loading...