Persiraja Store Resmi Dilaunching, Target Penjualan Rp 1 Miliar Lebih
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, memotong pita tanda diluncurkannya Persiraja Store. Foto: MO

Persiraja Store Resmi Dilaunching, Target Penjualan Rp 1 Miliar Lebih

BANDA ACEH - Persiraja Store resmi dilauching oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Senin (1/7), yang beralamat di Jln. T Umar No. 6 E, Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam mengatakan target penjualan untuk tahun ini di atas Rp 1 miliar. Ia sangat yakin dengan animo masyarakat terhadap klub Persiraja, target perjualan bisa mencapai angkat tersebut.

"Tidak hanya di Aceh saja, pembeli juga banyak berasal dari luar Aceh," kata Nazaruddin Dek Gam.

Di Persiraja Store, kata Nazaruddin, akan menjual berbagai produk-produk Persiraja, mulai dari gelas, baju, syal, dan jam dinding. Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan menjual bola dengan merek Persiraja.

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--menjelaskan dengan adanyan Persiraja Store ini bisa membantu manajemen dalam menggelola tim secara profesional. Bahkan, apabila target penjualan tercapai, maka untuk mendatangkan pemain-pemain yang berkualitas akan semakin mudah.

"Dengan berbelanja di Persiraja Store, maka sudah ikut membantu memajukan sepak bola Aceh khususnya Persiraja," ujarnya.

Selain itu, Dek Gam mengaku Persiraja kedepan akan membuka bisnis-bisnis lainnya yang bisa membantu kemajuan klub tersebut, seperti Persiraja Kopi, air minuman kemasan, dan beberapa bisnis lainnya.

Menurutnya Persiraja akan semakin maju dengan menghadirkan berbagai bisnis. Apalagi, apa yang dilakukan oleh Persiraja sudah dicontoh PSMS Medan.

"Persiraja ini benar-benar terlepas dari APBK, dan masyarakat bisa melihat Persiraja benar-benar profesional, jangan nanti menilai karena ada Wali Kota bisa mengambil APBK, tidak ada itu, ini perlu diluruskan," tegas Dek Gam.

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam di Persiraja Store. Foto: MO

Sementara itu, Pembina Persiraja yang juga Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dengan hadirnya Persiraja Store meerupakan langkah penting dalam rangka membuat klub lebih mandiri.

“Sebagi klub profesional, Persiraja harus mandiri dan mampu mencari sumber-sumber dana untuk kebutuhan mengarungi kompetisi. Bukan hanya dari tiket dan sponsor, tapi juga dari hasil penjualan jersey resmi dan pernak-pernik klub,” kata Aminullah Usman.

Dengan didirikannya Persiraja Store, kata Aminullah, sumber pendatapan akan terus mengalir ke kas Persiraja dan membuat kondisi finansial klub yang dikendalikan Dek Gam tersebut lebih baik.

Aminullah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Persiraja dan manajemen yang telah berinisiasi mendirikan gerai resmi tersebut.

Kepada pecinta Persiraja, ia mengajak agar segera memiliki jersey Persiraja original dan pernak-pernik lainnya dengan membeli di Persiraja Store.

“Kami harap Persiraja mania segera memiliki jersey, syal maupun pernak-pernik lainnya yang dijual disini untuk membuat Persiraja lebih tangguh dari sisi finansial,” ajak Bang Carlos.

Kata Aminullah, klub-klub besar di luar bisa menghidupi klub dengan hasil menjual jersey dan pernak-pernik kepada fansnya, seperti Arema Malang.

“Kita lihat hampir seisi stadion memakai jersey asli yang dibeli di gerai resmi klub mereka. Kami harap penonton di Aceh bisa membeli disini dan memakainya ketika Persiraja berlaga, ini menjadi kebanggaan. Karena Persiraja meski berlokasi di Banda Aceh, tapi menjadi kebanggaan rakyat Aceh karena satu-satunya tim Aceh yang berlaga di Liga 2,” ujarnya.

Leave Comment

Loading...