Persiraja Tumbangkan Pimpinan Klasemen
Husnuzhon melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang lewat tendangan pinalti. Foto: MO

Persiraja Tumbangkan Pimpinan Klasemen

BANDA ACEH - Pimpinan klasemen sementara Liga 2 wilayah barat, Semen Padang harus mengakui kehebatan Persiraja Banda Aceh. Pasalnya dalam pertandingan penuh gengsi di Stadion H Dhimurthala, Lampineung BandaAceh, Senin (24/9) malam, Semen Padang kalah dengan skor 2-0.

Atas kemenangan tersebut, Persiraja kembali menambah koleksi poin menjadi 29, sehingga naik ke peringkat dua klasemen. Sementara Semen Padang masih kokoh dipuncak klasemen dengan 35 poin.

Kemenangan Persiraja berkat gol Husnuzhon melalui titik penalti pada menit 64, dan tendangan Vivi Asrizal pada menit 79.

Sejak awal pertandingan, Persiraja lebih dominan menguasai permainan, peluang demi peluang terus diciptakan. Namun gol yang ditunggu tak kunjung terjadi. Andre Abubakar dan Defri Rizki terus merepotkan pertahanan armada Kerbau Sirah--julukan Semen Padang. Hingga turun minum tak ada gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, pemain bawah Semen Padang menjatuhkan pemain Persriaja. Wasit yang melihat kejadian itu langsung menunjuk titik putih. Husnuzhon yang ditunjuk untuk eksekusi pinalti berhasil menjalankan tugasnya pada menit 64. Gol tersebut menjadi penyemangat bagi anak laskar rencong, berselang 15 menit kemudian, striker kelahiran Aceh Barat Daya (Abdya) Vivi Asrizal menambah keunggulan menit 79, skor 2-0 itu membuat anak-anak besutan Akhyar Ilyas semakin percaya diri dan bermain tanpa tekanan.

Kepala Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengaku anak asuhnya telah menjalankan strategi dengan baik dalam laga kali ini. Terbukti, ada beberapa peluang yang ciamik, namun tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol.

“Kami sudah menjalankan strategi, permainan juga kali ini cantik, tapi hasil akhir ini harus kamiterima,” katanya dalam jumpa pers usai pertandingan.

Dirinya juga menyayangkan atas keputusan wasit yang memberi hadiah pinalti kepada Persiraja. Menurutnya tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemainnya dalam kotak terlarang itu.

"Namun, ya keputusan wasit tetap harus diterima,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas mengaku puas dengan jalannya pertandingan. Apalagi strategi yang diberikan pada anak asuhnya dikerjakan dengan baik.

Sehingga, Laskar Rencong mampu membalas kekalahannya waktu laga tandang di markas Semen Padang, di Stadion Haji Agus Salim dengan skor 3-2 pada awal Juli lalu.

"Alhamdulillah kami mampu membalas kekalahan pada laga tandang dulu dengan Semen Padang," pungkasnya. (MO)

Leave Comment

Loading...