Bungkam Persibat, Misi Balas Dendam Persiraja Tercapai
Pemain Persiraja Banda Aceh. Foto: MO

Bungkam Persibat, Misi Balas Dendam Persiraja Tercapai

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh kembali mencetak hasil manis setelah mengalahkan Persibat Batang dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke 13 di Stadion H Dimuthala, Lampineung, Banda Aceh, Jumat (10/8).

Persiraja berhasil mengamankan tiga poin setelah menang secara dramatis dengan skor 1-0. Gol satu-satunya tersebut dicetak oleh pemain yang baru direkrut dari PSPS Riau Andri Abubakar.

Kemenangan tersebut sekaligus berhasil membalas kekalahan ketika bermain di Stadion Moh Sarengat, pada 21 April lalu. Saat itu, Persiraja kalah dengan skor 2-1, kekalahan tersebut menyisakan luka mendalam di hati para penggawa Persiraja.

Apalagi, Akhyar Ilyas sejak awal sempat menyampaikan bahwa misi balas dendam akan tersaji dalam pertandingan melawan Persibat Batang. Kekalahan Persiraja disebabkan kinerja wasit yang buruk sehingga merampas poin yang sudah di depan mata anak-anak dari Serambi Mekkah. Pasalnya, Persibat saat itu diuntungkan dengan diberikan hadiah pinalti oleh wasit.

Kemenangan melawan Persibat sekaligus memenuhi target meraih nilai penuh pada laga di kandang sendiri. Kemenangan sekaligus membawa posisi Persiraja ke peringkat empat klasemen sementara dengan mengoleksi poin 19 dengan agregat gol 25 - 15 dari 13 pertandingan yang telah dilakoni.

Sejak pertandingan dimulai, anak-anak Lantak Laju--julukan Persiraja Banda Aceh--mulai menyerang dan sempat merepotkan pertahanan Persibat.

Vivi Asrizal dan kawan-kawan sering memainkan bola-bola pendek yang dikombinasi bola panjang, namun serang-serangan yang dibangun belum mampu membobol gawang Persibat yang dikawal Ghoni.

Sebaliknya, pasukan Daniel Roekito yang mengandalkan serangan cepat sempat beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Persiraja yang dikoordinir Luis Irsandi.

Lewat kerjasama yang apik antar pemain dalam melakukan serangan, Persiraja berhasil mencetak gol pada menit ke-31 setelah Andri Abubakar memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor berubah menjadi 1-0 bagi Persiraja dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan anak-anak Persiraja sudah mulai menurun, sehingga sudah tampak sulit menambah gol, ada sejumlah peluang yang diperoleh namun gagal dalam penyelesaian akhir.

Sebaliknya, permainan Persibat sudah mulai meningkat pada babak kedua, bahkan Asep Budi dan Lusi Irsandi tampak kewalahan menjaga pertahanan akibat terus digembur oleh anak-anak Persibat.

Busori dan kawan-kawan membalas lewat serangan cepat yang berbahaya, sehingga ada sejumlah peluang juga gagal menjadi gol karena kepiawaian Aulia Rachmat di bawah mistar Persiraja.

Persibat sempat mencetak gol setelah tendangan bebas Hapidin dimanfaatkan oleh pemain lain di depan gawang. Bola berhasil masuk ke gawang Persiraja, namun gol tersebut dianulir wasit karena pemain tersebut sudah berada pada posisi offside. Hingga peluit akhir dibunyikan oleh wasit Edy Sahputra dari Sumatera, skor 1-0 tidak berubah.

Sementara itu Pelatih Persibat, Daniel Roekito mengakui permain Persiraja bagus. Permainan juga terlihat imbang dikedua tim, namun anak asuhnya hanya kurang beruntung saja.

“Pemain kami juga bagus, namun gagal mencetak gol. Ini juga faktor keberuntungan,” kata Daniel Roekito.

Sementara itu, Pelatih Persiraja Ahkyar Ilyas menyampaikan permainan kedua tim sangat bagus, dan bersyukur anak asuhnya berhasil mengamankan tiga poin.

“Persibat juga bagus, syukur kami bisa menang, kami akan terus benahi beberapa kekurangan di tim," ujarnya. (MO)

Leave Comment

Loading...