Dek Gam Bicara Hati ke Hati dengan Pemain
Pemain Persiraja dan manajemen usai meraih kemenangan dan lolos ke Liga 1 2020. Foto: MO

CATATAN DI BALIK KEMENANGAN PERSIRAJA

Dek Gam Bicara Hati ke Hati dengan Pemain

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh akhirnya berhasil merebut satu tiket promosi ke Liga 1 musim 2020. Selama 12 tahun Persiraja harus "puasa" untuk bisa masuk dalam liga sepak bola tertinggi di Indonesia.

Di bawah Presiden Nazaruddin Dek Gam, Persiraja tahun 2019 mengukir prestasi dengan masuk ke Liga 1 musim 2020. Banyak cerita dan catatan di balik perjuangan Defri Rizki dan kawan-kawan berhasil meraih kemenangan melawan Sriwijaya FC kemarin.

Kemenangan 1-0 dengan Sriwijaya itu menjadi catatan sejarah bagi Persiraja. Kemenangan itu berkat gol tunggal Assanur Rijal alias Torres pada menit 53. Gol itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Ternyata di balik pertandingan terakhir Persiraja di Liga 2 musim 2019 meninggalkan catatan bagaimana sosok Dek Gam--sapaan Nazaruddin--memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh pemain.

Dek Gam pada malam menjelang pertandingan memanggil setiap pemain untuk masuk ke kamarnya. Dimana sosok pengusaha muda itu ingin berbicara hati ke hati dengan para pemain agar bisa meraih kemenangan dan bisa membawa tiket promosi Liga 1 musim 2020.

"Kemenangan ini semua merupakan hasil dari kekompakan pemain, manajemen dan pelatih," kata Dek Gam.

"Malam sebelum pertandingan saya juga panggil satu per satu pemain untuk bicara hati ke hati," sambung Dek Gam.

Dek Gam mengungkapkan sejak awal Persiraja tidak dianggap sebagai tim yang menakutkan dalam Liga 2 2019. Bahkan Lantak Laju--julukan Persiraja--hanya dianggap tim kuda hitam yang tidak mampu masuk ke babak delapan besar.

"Kami bukan tim yang hebat dari segi biaya, segi pemain. Tapi dengan naitu pengurus dan pemain, bertekad untuk Liga 1, dan hasilnya terlihat sekarang," ujarnya.

Menurut Dek Gam kalau berbicara fasilitas dan pemain, tim yang dibelinya pada 2017 itu masih tertinggal jauh dari tim-tim lainnya. Selaku Presiden Persiraja, Dek Gam mengaku kalau Persiraja salah satu tim yang tidak pernah telah membayar gaji pemain serta bonus-bonus untuk pemain.

“Terus terang, hampir semua biaya klub nyaris saya keluarkan sendiri. Tidak ada sponsor yang membantu kami, tapi itu bukan suatu hal bagi saya," ungkapnya.

Baginya, marwah sepak bola Aceh harus kembali bangkit seperti dulu. Apapun dirinya lakukan untuk memajukan sepak bola Aceh. Dan kali ini, ia sudah membuktikan bahwa Persiraja lolos untuk bermain di kastas tertinggi sepak bola Indonesia.

"Apapun akan saya lakukan untuk Aceh, Persiraja sudah mampu lolos ke Liga 1," ujarnya.

Leave Comment

Loading...