Hendri Susilo: Kemenangan Lawan Persik Merupakan Kerja Keras Pemain
Pemain Persiraja saat melawan Persik. Foto: Persiraja.id

Hendri Susilo: Kemenangan Lawan Persik Merupakan Kerja Keras Pemain

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh berhasil mencuri poin di kandang Persik dalam lanjutan Liga 1 musim 2020, Sabtu (14/3) sore di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur.

Persiraja menang dengan skor 0-1 atas gol cepat yang diciptakan oleh pemain asal Aceh Tengah, Defri Rizki pada menit ke 2. Gol semata wayang itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Persiraja Hendri Susilo usai pertandingan mengungkapkan kemenangan tersebut merupakan sebuah keberuntungan bagi Fery Komul dan kawan-kawan. Baginya itu merupakan sesuatu bisa menang di kandang Persik.

"Kemenangan melawan Persik merupakan sebuah keberuntungan bagi Persiraja," kata Hendri Susilo.

Selain faktor keberuntungan, kata Hendri Susilo, kemenangan tersebut juga berkat kerja keras semua pemain. Pasalnya di ruang ganti, ia mengaku hanya menyampaikan kalau ingin menang harus bekerja lebih keras.

"Di ruang ganti saya cuma bilang satu, kalau mau ini menang, kalian harus lebih kerja keras lagi, karena ini bukan masalah technical lagi, tapi sudah masalah mental, lelah, itu saja," ujarnya

Selain itu, ia juga meminta kepada pemain  untuk memperbaiki mental, sabar serta tidak emosi, tetap tenang hingga menunggu saat pertandingan, akhirnya apa yang disampaikannya dijawab semuanya.

"Kolektifitas, di samping juga Kiper Fakrurrazi Kuba bagus penampilannya, beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan," jelasnya.

Pelatih yang berhasil membawa Persiraja promosi ke Liga 1 musim 2020 ini juga mengungkapkan taktik lain yang diperintahkan kepada anak asuhnya itu dengan bermain dengan tempo lambat.

"Saya tahu kondisi anak-anak, kalau saya suruh mainnya dengan ritme 80-90, terakhir pasti habis, karena pada babak pertama, pemain banyak yang flu, kondisi tidak sehat," katanya.

"Sehingga saya minta menunggu saja, memang gak enak dilihat, tapikan technical kan bebas-bebas saja, menunggu sah-sah saja, saya pikir seperti itu," jelasnya.

Tujuan memainkan tempo lambat, kata Hendri, agar Persik terkontaminasi dengan tempo tersebut, dan ternyata itu yang terjadi di lapangan.

"Yang mengatur tempo pertandingan adalah Fery Kumol dan Samir Ayass, saya bilang kepada pemain kasih bola pada Samir, biar dia yang ngatur temponya," ungkap Hendri Susilo.

Dengan kemenangan tersebut, Persiraja sementara berada pada posisi lima klasemen dengan koleksi 5 poin. Dimana sebelumnya, Persiraja juga berhasil menahan imbang Madura United dan Bhayangkara FC.

Leave Comment

Loading...