Kalahkan PSMS, Persiraja Tutup Putaran Pertama dengan Hasil Manis
Pemain Persiraja dalam pertandingan melawan PSMS. Foto: MO

Kalahkan PSMS, Persiraja Tutup Putaran Pertama dengan Hasil Manis

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh menutup putaran pertama Liga 2 musim 2019 dengan hasil manis. Dimana dalam laga melawan PSMS Medan, Persiraja berhasil unggul dengan skor 2-0 di Stadion H Dimurhala, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (14/8) malam.

Menutup pertandingan terakhir putaran pertama, dua gol kemenangan Persiraja diciptakan Defri Rizki dan Irfan Yunus Mofu.

Gol pertama dicetak oleh Defri Rizki lewat tendangan bebas dari luar kotak pinalti pada menit 49. Sontekan disudut gawang pemain asal Gayo itu membuat publik Lampineung bergemuruh.

Sementara, gol kedua dicetak Irvan Yunus Mofu, striker Persiraja asal Makassar ini berhasil menjawab penantian panjang publik Laskar Rencong. Irvan Mofu mencetak gol lewat sundulan kepalanya. Kemenangan itu membuat Muklis Nakata dan kawan-kawan naik ke peringkat 2 klasemen sementara pada putaran pertama dengan raihan 21 poin.

Sriwijaya sukses menjadi juara paruh musim atau juara putaran pertama dengan raihan 21 poin. Padahal poin antara Persiraja dan Sriwijaya sama, namun selisih gol membuat Siriwajaya menjadi pimpinan klasemen. Sementara PSMS yang sebelumnya merupakan pemuncak klasemen harus turun ke peringkat 3 dengan raihan 18 poin.

Dalam pertandingan antara Persiraja dan PSMS, dua pemain kedua kesebelasan harus dilarikan ke rumah sakit akibat benturan keras. Memang dalam pertandingan itu, sejak menit pertama sudah terlihat permainan keras antar pemain.

Bahkan, Kapten Persiraja, Muklis Nakata harus menerima jahian di dahinya setelah terkena sikut pemain PSMS, Ilham Fathoni. Bahkan pemain tersebut langsung dikeluarkan dari lapangan setelah wasit mengeluarkan kartu merah.

Animo penonton juga sempat membuat pertandingan terhenti akibat adanya perkelahian antar pemain. Penonton yang tidak terima pemain Persiraja dikasarin sempat beberapa menghujat dan menyorati pemain PSMS Medan.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo Pelatih Persiraja, Hendri Susilo bersyukur bisa mendapatkan tiga poin untuk menutup putaran pertama.

"Saya juga tidak menyangka Persiraja bisa berada peringkat teratas pada putaran pertama," kata Hendri Susilo usai pertandingan.

Ia juga tidak mempermasalahkan terkait permainan keras yang dipertontonkan oleh kedua tim, menurutnya itu hal biasa dalam sebuah pertandingan sepak bola.

"Untuk kepemimpinan wasit saya tidak berharap komentar, karena wasit ada sendiri dan bisa dinilai sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS, Abdurahman Gurning menilai gol yang diciptakan oleh anak-anak Persiraja akibat buruknya kepemimpinan wasit.

"Wasit belum pantas memimpin pertandingan," ujarnya.

Leave Comment

Loading...