Meski Libur, Persiraja Bayar Penuh Gaji Pemain Bulan Maret
Pemain Persiraja Banda Aceh. Foto: Persiraja.id

Meski Libur, Persiraja Bayar Penuh Gaji Pemain Bulan Maret

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh tetap akan membayar penuh gaji pemain meski kompetisi ditunda pasca merebaknya virus corona di Indonesia.

Hal itu dilakukan karena mengikuti surat keputusan yang dibuat PSSI Nomor 48/SKEP/III/2020 tentang status seluruh kompetisi, baik Liga 1 maupun Liga 2, selama pandemi virus Corona di Indonesia.

Dimana dalam surat itu salah satu poinnya adalah terkait penggajian para pemain, pelatih dan ofisial tim selama bulan Maret sampai Juni 2020 atau disebut status Force Majeure.

Dalam surat keputusan PSSI tersebut, para klub Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati dengan pembayaran gaji maksimal 25 persen dari kontrak tersebut.

Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam mengaku tidak mempermasalahkan terkait gaji pemain. Namun, pihaknya akan membicarakan terlebih dahulu dengan para pemain.

"Dalam surat PSSI ditulis maksimal 25 persen, itu tidak jadi masalah buat kami, bulan Maret ini sudah kami bayar penuh gaji pemain," kata Nazaruddin Dek Gam.

Anggota Komisi III DPR RI ini berharap virus corona yang melanda Indonesia bisa cepat berakhir. Pasalnya masyarakat Aceh sangat merindukan Persiraja tampil kembali dalam kompetisi Liga 1.

"Semoga kompetisi ini segera bergulir lagi, rakyat Aceh sangat merindukan tim kebanggaannya. Itu bisa dilihat dari antusias penonton saat laga pertama melawan Bhayangkara," ujarnya.

Leave Comment

Loading...