Oknum Pendukung Cilegon Serang Pemain Persiraja hingga ke Hotel
Kapolres Cilegon (pakai peci) berdiskusi dengan Sekum dan Manajer Persiraja di hotel pasca-diserang oleh oknum suporter Cilegon. Foto: MO

Oknum Pendukung Cilegon Serang Pemain Persiraja hingga ke Hotel

CILEGON - Persiraja Banda Aceh kembali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari sekelompok massa diduga pendukung Cilegon United.

Muklis Nakata dan kawan-kawan diteror oleh sekelompok pendukung Cilegon hingga ke hotel. Bahkan kaca di hotel tempat menginap anak-anak Lantak Laju--julukan Persiraja--pecah akibat terkena lemparan batu oleh oknum pendukung tuan rumah itu.

Pertandingan antara Cilegon United dan Persiraja yang berlangsung di stadion Krakatau Steel pada Jumat (6/9) sore dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-0.

Teror sebelumnya juga dirasakan pemain Persiraja saat menggelar ujicoba lapangan, Kamis (5/0) sore. Bus yang ditumpangi Defri Rizki dan kawan-kawan dilempar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kejadian teror terhadap Persiraja terjadi ketika pemain baru saja tiba di hotel usai pertandingan. Tiba-tiba saja sekelompok oknum pendukung Cilegon datang dan langsung melakukan pelemparan batu ke hotel tersebut.

Beruntung, tidak begitu lama petugas keamanan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan para pemain. Beruntung tidak ada pemain Persiraja yang terluka atas teror itu.

Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya rivalitas 90 menit di lapangan ternyata cuma jadi slogan dan jargon.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini, dan berharap pihak keamanan bertindak tegas," kata Rahmat Djailani.

Ia mengungkapkan kalau penyerangan sampai ke hotel menunjukkan bahwa kelompok suporter Cilegon tidak terkoordinir dengan baik.

"Harus ada tindakan tegas dari aparat keamanan, karena mengingat ini bukan lagi sepak bola, tapi sudah ranah hukum, kriminalitas dan mengarah ke pengancaman hidup," tegasnya.

Rahmat yang merupakan mantan aktivis ini memberikan apresiasi tinggi kepada pihak pengamanan baik dari Polres Cilegon maupun dari Polda Banten.

"Respon cepat, dan pengamanan level VVIP membuat team Persiraja merasa aman," ungkapnya.

Leave Comment

Loading...