Persiraja <i>The Real</i> Raja Kandang
Pemain Persiraja Husnuzon mengiring bola dalam pertandingan menghadapi PSGC Cilacap. Foto: MO

Persiraja The Real Raja Kandang

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh akhirnya berhasil mengamankan satu tiket di babak delapan besar Liga 2 musim 2019.

Kepastian itu setelah tim lantak laju mengalahkan PSGC Cilacap dalam laga kandang terakhir Persiraja dengan skor 2-1 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh.

Gol kemenangan Persiraja dicetak Assanur Rijal dan Eriyanto. Sementara gol tim tamu dicetak Arif Yulianto.

Kemenangan itu membuat Persiraja berhasil menciptakan rekor kandang, dimana salah satu klub Liga 2 yang tidak pernah kalah maupun seri di kandang.

Artinya Persiraja berhasil menyapu bersih pertandingan kandang dengan kemenangan.

Jalannya permainan

Sejak peluit pertama dibunyikan, Defri Rizki langsung menggempur pertahanan anak-anak Cilacap. Bahkan memasuki menit ke 8, Defri Rizki mendapatkan peluang lewat tendangan bebas.

Tendangan bebas itu diberikan wasit setelah salah seorang pemain bawah Cilacap handball. Wasit yang melihat kondisi itu langsung memberikan tendangan bebas. Tendangan keras Defri Rizki masih mampu ditepis kiper Cilacap Muhammad Ridho.

Selanjutnya, giliran Husnuzon yang mendapatkan peluang. Tendangan keras mantan pemain Persika Karawang pada menit 12 tipis di samping kiri gawang Cilacap

Sebaliknya, anak-anak Cilacap juga berhasil menciptakan beberapa peluang lewat serangan balik cepat. Seperti peluang yang terjadi pada menit 13, beruntung Fakhrurrazi Kuba masih mampu menepis tendangan keras itu.

Pada menit ke 17, giliran Persiraja kembali dihadiahkan tendangan bebas setelah Andre Abubakar dijatuhkan. Tendangan Husnuzon yang menjadi eksekutor tipis di atas mistar gawang.

Berselang satu menit kemudian, Fery Komul kembali mendapatkan peluang. Namun bola tendangan keras mantan pemain Persija itu masih mengenai mistar gawang.

Hingga menit 35, gol yang ditunggu-tunggu publik Lampinenung tak kunjung terjadi. Menit ke 37, lagi-lagi Persiraja kembali mendapatkan hadiah tendangan bebas setelah pemain bawah Cilacap handball.

Fery Komul yang menjadi eksekutor juga belum mampu mencetak gol, tendangan kerasnya kembali mengenai mistar gawang.

Gol baru tercipta pada menit ke 42 lewat sontekan Assanur Rijal. Dimana sodoran bola Defri Rizki dari sisi kanan Ciamis berhasil dimanfaatkan menjadi gol, sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor bertahan 1-0 untuk kemenangan Persiraja.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin tinggi, Cilacap sudah mampu mengimbangi permainan Persiraja. Terbukti mereka sejak menit pertama babak kedua berhasil menciptakan beberapa peluang yang hampir menjadi gol.

Persiraja sendiri banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang berhasil dimanfaatkan oleh anak-anak Cilacap.

Akhirnya Cilacap berhasil mencetak gol pada menit ke 55 lewat tendangan Arif Yulianto dari dalam kotak pinalti. Bola yang menjulur disudut kanan tidak mampu ditepis Fakhrurrazi Kuba. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol itu, Hendri Susilo menarik pemain bawah Ikhwani Hasanuddin dengan memasukkan Eriyanto. Terbukti permainan langsung berubah. Muklis Nakata dan kawan-kawan langsung menguasai permainan.

Pada menit ke 63, Hendri Susilo kembali melakukan pergantian pemain. Fery Komul ditarik keluar dengan memasukkan Tegar Hening Pangestu.

Masukkan beberapa pemain baru itu membuat Persiraja terlihat menguasai permainan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun sayangnya peluang itu tidak mampu dimanfaatkan menjadi gol.

Pada menit ke 70, kiper Muhammad Ridho terpaksa ditarik keluar karena cedera dan digantikan dengan Ravi Murdianto.

Persiraja terus menggempur pertahanan Cilacap. Eriyanto yang masuk di babak kedua itu mendapatkan peluang bagus, tendangan kerasnya persis di samping kiri gawang yang dijaga Ravi Murdianto.

Anak-anak Persiraja tidak patah semangat, mereka terus menggempur pertahanan Cilacap. Gol pun tercipta pada menit ke 89 lewat kaki kiri Eriyanto. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Persiraja.

Hingga peluit babak kedua dibunyikan, tidak ada gol tambahan. Persiraja unggul dan berhasil menambah poin menjadi 42, dan bertengger diposisi pertama klasemen sementara wilayah barat.

Kemenangan itu juga memastikan Persiraja lolos untuk ke babak delapan besar bersama Persita Tanggerang dan Sriwijaya.

Pelatih PSGC Cilacap Djoko Susilo dalam jumpa pers usai pertandingan tidak banyak komentar terkait pertandingan itu. Dia hanya mengucapkan selamat kepada Persiraja yang sudah dipastikan lolos ke babak delapan besar.

"Selamat kepada Persiraja, karena tidak ada tim Liga 2 yang menang atau seri di kandang Persiraja, selama sekali lagi untuk Persiraja," ujarnya singkat.

Sementara itu, Pelatih Persiraja, Hendri Susilo mengatakan anak asuhnya sudah berhasil menyapu bersih pertandingan kandang dengan kemenangan semua.

"Pertandingan sudah selesai, apa yang kita inginkan sudah terpenuhi. Artinya Persiraja sapu bersih di kandang, luar biasa," kata Hendri Susilo.

Hendri juga mengaku
belum berpikir ke delapan besar. Pasalnya masih banyak tim di wilayah timur yang tertunda pertandingan.

"Saya belum berpikir delapan besar, karena masih lama, walaupun jadwalnya sudah ditetapkan," ujarnya.

Bahkan, ia pun belum berpikir apa yang akan dibuat ketika menghadapi PSMS Medan. Karena setelah selesai di Medan baru membicarakan persiapan untuk delapan besar.

"Kami masih ada waktu evaluasi, sesudah dari Medan baru saya bisa kerja lagi ke delapan besar," jelasnya.

Mulai besok, Hendri mengaku akan meliburkan pemain selama empat atau enam hari sebelum berangkat ke Medan.

"Mulai besok libur lima atau enam hari. Karena tekanan berat, liburan itu sangat perlu bagi pemain," kata Hendri Susilo.

Leave Comment

Loading...