Kalah dari Sriwijaya, Persiraja Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
Pemain Persiraja dalam kontra melawan Sriwijaya. Foto: MO

Kalah dari Sriwijaya, Persiraja Tetap Kokoh di Puncak Klasemen

PALEMBANG - Sriwijaya FC berhasil mengamankan tiga poin di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan setelah mengalahkan pimpinan klasemen sementara wilayah barat Liga 2 musim 2019, Persiraja Banda Aceh, Minggu (28/7).

Gol semata wayang Sriwijaya diciptakan Ahmad Ihwan di menit 53. Kemenangan itu mungkin bisa dikatakan keberuntungan bagi Sriwijaya. Pasalnya Persiraja harus bermain 10 orang pemain setelah wasit Untung asal DKI Jakarta memberikan kartu merah Defri Rizki di menit 48.

Bahkan, Pelatih Kepala Sriwijaya, Kas Hartadi mengakui kalau kemenangan itu karena keberuntungan setelah Defri Rizki diganjar kartu merah. Pasalnya gol itu tercipta setelah Tim Lantak Laju--julukan Persiraja--bermain dengan 10 orang pemain.

“Kami diuntungkan dari kartu merah sehingga tercipta gol,” kata Kas Hartadi pada wartawan usai pertandingan.

Tak hanya itu, ia juga mengakui anak asuhnya sangat kesulitan menembus pertahanan Persiraja Banda Aceh, yang dikawal Andika Kurniawan dan Luis Irsandi, walau timnya telah bermain agresif dan sesuai arahannya.

“Sejak awal memang saya suruh anggresif, harus kerja keras, karena kita harus memenangkan pertandingan ini supaya klasemennya tidak jauh dari Persiraja,” kata Kas Hartadi.

Sementara itu, Pelatih Persiraja Hendri Susilo mengaku tidak mempermasalahkan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada pemainnya, ia sangat menghargai apapun keputusan wasit, karena itu merupakan tugasnya wasit.

"Bagi saya tidak masalah kartu merah," kata Hendri Susilo.

Selain itu, ia mengungkapkan kalau pertandingan tersebut sangat menghibur. Namun pertandingan sedikit berubah setelah Defri Rizki diganjar kartu merah, sehingga banyak terjadi celah dan dimanfaatkan oleh Sriwijaya.

"Kalau sudah kekurangan pemain, pasti sudah berubah permainan," ujarnya.

Ia menegaskan tidak akan melakukan evaluasi setelah pertandingan itu. Sikap Defri Rizki yang diganjar kartu merah karena terlalu emosi menurutnya itu merupakan ciri khas permainan anak Aceh.

"Ciri khas Aceh memang begitu, orangnya keras, kerja keras, jadi itu salah satu senjata kita," ujarnya.

Meski kalah dalam pertandingan itu, Persiraja masih kokoh dipuncak klasemen. Pasalnya pada pada pertandingan lain, Babel United berhasil mengalahkan PSMS Medan 1-0, sehingga tim berjuluk Ayam Kinantan gagal naik peringkat.

Leave Comment

Loading...