Persiraja Permalukan Babel United 4-1
Pemain Persiraja meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Babel United. Foto: MO

Persiraja Permalukan Babel United 4-1

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh berhasil mempermalukan lawannya Aceh Babel United dalam laga lanjutan Liga 2 musim 2019, Rabu (2/10) di Stadion H Dhimuthala Lampineng, Banda Aceh.

Persiraja menang telak 4-1 atas Babel United. Gol Persiraja dicetak Defri Rizki, Andre Abubakar, Husnuzon dan Assanur Rijal. Sementara gol satu-satunya Babel United dicetak oleh Nur Akbar Jawara.

Sejak peluit babak pertama dimulai, Persiraja langsung menggempur pertahanan Babel United. Peluang-peluang bagus pun berhasil diciptakan.

Pemain Persiraja, Husnuzon berhasil mendapatkan peluang bagus, namun tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti hanya melambung di atas mistar gawang yang dijaga Bayu Anggaran.

Tak hanya itu, Muklis Nakata beberapa menit kemudian juga mendapatkan peluang, namun sayang tendangannya juga melenceng sedikit di atas mistar gawang.

Secara umum, lantak laju sangat menguasai pertandingan, terbukti Aceh Babel United tidak mampu menciptakan peluang-peluang yang berbahaya.

Memasuki pertengahan babak pertama, Husnuzon kembali mendapatkan peluang bagus dari Andrea Abubakar, namun tendangan saltonya berhasil ditepis kiper Babel United.

Memasuki menit ke 30, Defri Rizki berhasil membuat stadion H Dimurthala bergemuruh, pemain asal Gayo itu berhasil mencetak gol lewat tendangan bebasnya yang tidak mampu dihalau oleh kiper Babel United.

Berselang dua menit kemudian, giliran Andre Abubakar menambah keunggulan Persiraja menjadi 2-0. Gol itu tercipta berkat sodoran bola Defri Rizki dari sudut kiri gawang yang dijaga Bayu Anggara.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan oleh Wasit Sudirman, tidak ada tambahan gol lagi. Persiraja unggul dibabak pertama.

Memasuki babak kedua, permainan Babel United berubah. Rio Hardiawan dan kawan-kawan mulai mampu menciptakan beberapa peluang di menit-menit pertama. Namun peluang-peluang itu mampu dipatahkan oleh Andika Kurniawan.

Memasuki pertengahan babak kedua, Pelatih Hendri Susilo menarik Zamrony dan memasukkan Tegar Hening Pangestu.

Terbukti, baru beberapa menit mantan pemain Persis Solo itu masuk, Persiraja kembali menambah gol pada menit ke 63. Gol itu dicetak oleh Husnuzon lewat tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti, sehingga membuat skor menjadi 3-0.

Setelah gol itu, tensi pertandingan semakin tinggi, namun peluang-peluang yang dibangun oleh anak-anak Babel United belum berhasil dimanfaatkan menjadi gol.

Persiraja juga sempat beberapa kali menciptakan peluang yang hampir menjadi gol. Namun berhasil dipatahkan oleh pemain bawah Babel United

Gol yang ditunggu oleh Babel United pun terjadi. Dimana tendangan keras pemain Babel United, Nur Akbar Jawara pada menit ke 74 tidak mampu ditahan oleh Fakhrurrazi Kuba, sehingga skor menjadi 3-1.

Gol itu tidak bertahan lama, Assanur Rijal berhasil menambah gol pada menit 80. Pemain yang sudah masuk dalam top score liga 2 ini berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Babel United. Sontekan kaki kanannya membuat bola menjulur ke sudut gawang yang dijaga Bayu Anggara dan membuat Persiraja unggul 4-1.

Memasuki menit tambahan, Babel United hampir saja menambah gol. Dimana bola sontekan pemain Babel United sudah melewati kiper Fahkrurrazi Kuba. Ikhwani yang melihat bola sudah menjulur ke gawang langsung menghalau bola itu.

Gol 4-1 bertahan hingga babak kedua berakhir. Atas kemenangan itu, Persiraja berhasil memuncaki klasemen dengan 39 poin. Disusul Persita Tanggerang dan Sriwijaya FC.

Hendri Susilo Persiraja mengaku bersyukur bisa meraih kemenangan dalam pertandingan itu. Sehingga makin memperjelask langkah Persiraja untuk masuk babak delapan besar

"Atas kemenangan ini tinggal satu langkah lagi kita masuk delapan besar. Dan Apresiasi kepada pemain atas kerja keras, semangat dan selamat. Berkat mereka Persiraja lebih jelas lagi untuk masuk delapan besar," kata Hendri Susilo.

Sementara itu, I Putu Gede mengaku kualiatas pemain jauh berbeda antara Persiraja dan Babel United. Anak asuhnya mulai drop ketika gol pertama lewat tendangan bebas.

"Memang kualitas beda Persiraja dengan Babel, di awal babak pertama bisa kami kontrol, namun gol pertama membuat pemain kami kehilangan kepercayaan diri," ujarnya

Namun, ia mengaku perubahan terjadi memasuki babak kedua. Dimana anak asuhnya menjalankan dengan baik apa yang diperintahkan saat istirahat babak pertama.

"Alhamdulillah ada perubahan babak kedua, yang penting apa yang saya perintahkan pada babak kedua sudah dijalankan oleh anak asuhnya. Selamat sekali lagi buat Persiraja," jelasnya.

Leave Comment

Loading...